Update Penanganan Bencana Sumatera: Kabupaten Agam Perpanjang Tanggap Darurat Akibat Ancaman Galodo
Nasional

Update Penanganan Bencana Sumatera: Kabupaten Agam Perpanjang Tanggap Darurat Akibat Ancaman Galodo

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan pembaruan terkini mengenai penanganan dampak bencana besar yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera. Hingga hari ke-38 pascabencana, Minggu (4/1/2026), Kabupaten Agam di Sumatera Barat menjadi satu-satunya wilayah di provinsi tersebut yang masih menetapkan status tanggap darurat.

Kepala Pusat Data dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil karena ancaman bencana susulan masih sangat tinggi.

BACA JUGA : Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional: Lansia 76 Tahun Terlibat Pencucian Uang


Ancaman Longsor Susulan dan Fenomena Galodo

Wilayah Kabupaten Agam dilaporkan masih mengalami longsor susulan dalam beberapa hari terakhir. Bencana yang terjadi berupa banjir lumpur yang membawa material batu besar, atau yang secara lokal dikenal sebagai Galodo.

  • Penyebab Teknis: Hasil deteksi menunjukkan adanya rekahan-rekahan tanah di area hulu. Kondisi ini sangat berbahaya karena hujan dengan intensitas sedang namun berdurasi lama dapat memicu pergerakan tanah kembali.
  • Kondisi Wilayah Lain: Berbeda dengan Agam, seluruh kabupaten dan kota lain di Sumatera Barat kini telah beralih ke masa transisi darurat menuju pemulihan.

Situasi di Sumatera Utara dan Aceh

BNPB juga memaparkan status terkini di dua provinsi terdampak lainnya:

  1. Sumatera Utara: Status tanggap darurat di seluruh wilayah Sumatera Utara telah berakhir. Saat ini, 14 daerah berada dalam status transisi darurat, sementara 2 daerah lainnya telah menyelesaikan masa tanggap darurat tanpa perpanjangan.
  2. Aceh: Provinsi Aceh masih menghadapi tantangan besar dengan 10 daerah yang memperpanjang status tanggap darurat, sementara 8 daerah lainnya sudah memasuki fase transisi darurat.

Data Korban Jiwa dan Rekapitulasi Nasional

Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ini tercatat sebagai salah satu yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data terbaru yang diperbarui pada Minggu (4/1/2026) pukul 16.00 WIB, jumlah total korban meninggal dunia telah mencapai 1.177 jiwa. Terdapat penambahan 10 korban jiwa dari rekapitulasi hari sebelumnya yang berjumlah 1.167 jiwa.

ProvinsiStatus Terkini
Sumatera BaratKabupaten Agam tetap Tanggap Darurat; daerah lain Transisi Darurat.
Sumatera UtaraSeluruh daerah masuk masa Transisi Darurat.
Aceh10 Daerah Tanggap Darurat; 8 Daerah Transisi Darurat.

Upaya Pemulihan dan Kewaspadaan

Pemerintah mengimbau warga di zona merah, khususnya di wilayah perbukitan Aceh dan Sumatera Barat, untuk tetap waspada terhadap rekahan tanah di bagian hulu. Masa transisi darurat akan difokuskan pada pembersihan material bencana, perbaikan infrastruktur dasar, dan penanganan pengungsi secara berkelanjutan.