Kebangkitan Raksasa Tianjin: Goldin Finance 117 Segera Rampung Setelah 18 Tahun Terhenti
Internasional

Kebangkitan Raksasa Tianjin: Goldin Finance 117 Segera Rampung Setelah 18 Tahun Terhenti

Proyek ambisius Goldin Finance 117, gedung pencakar langit yang mendominasi cakrawala Tianjin, China, akhirnya memasuki babak akhir penyelesaian. Setelah hampir 18 tahun menjadi simbol proyek mangkrak terbesar di dunia, gedung ini kembali menunjukkan geliat konstruksi yang signifikan untuk memenuhi target operasionalnya.

BACA JUGA : Inggris Ungkap Operasi Rahasia: Tiga Kapal Selam Rusia Dilacak di Dekat Infrastruktur Vital

Pencapaian Puncak dan Rekor Dunia

Menurut laporan Newsweek yang mengutip kantor berita Xinhua pada April 2026, para pekerja konstruksi telah memulai tahapan krusial dengan memasang struktur “mahkota” berbentuk berlian di puncak gedung. Mahkota ikonik ini memiliki bobot fantastis seberat 7,6 ton, yang kini bertahta di atas menara berlantai 128 tersebut.

Guinness World Records sebelumnya telah menobatkan Goldin Finance 117 sebagai gedung mangkrak tertinggi di dunia. Dengan tinggi rancangan mencapai 596 meter, gedung ini juga diklasifikasikan sebagai supertall skyscraper oleh Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH).

Spesifikasi Teknis dan Keamanan Struktural

Dimulai sejak 18 Agustus 2008, rancangan Goldin Finance 117 bukan sekadar mengejar ketinggian, melainkan juga ketahanan struktural yang canggih. Beberapa fitur teknis utamanya meliputi:

  • Sistem Mega-Column: Penggunaan kolom raksasa yang memberikan stabilitas vertikal ekstrem.
  • Rangka Tahan Gempa: Struktur rangka dirancang khusus untuk meredam guncangan akibat aktivitas seismik dan beban angin kencang di ketinggian hampir 600 meter.
  • Struktur Berlian: Mahkota struktural di puncak tidak hanya berfungsi sebagai estetika, tetapi juga menjadi penutup teknis bagi sistem mekanikal gedung.

Pada September 2015, gedung ini sebenarnya telah mencapai ketinggian struktural 595,5 meter, yang pada saat itu menempatkannya sebagai gedung tertinggi kelima di dunia.

Dinamika Finansial dan Nasib Pasca-Pandemi

Laju pembangunan gedung ini terhenti total hanya tiga bulan setelah mencapai puncaknya pada akhir 2015. Krisis bermula ketika pengembangnya, Goldin Properties yang berbasis di Hong Kong, terjebak dalam kesulitan keuangan masif akibat jatuhnya pasar saham China pada Juni 2015.

Selama hampir satu dekade, menara ini berdiri sebagai kerangka beton yang tak berpenghuni. Baru pada April 2025, komitmen baru untuk menyelesaikan proyek ini muncul dengan target penyelesaian akhir pada tahun 2027.

Prospek Ekonomi dan Okupansi

Meskipun memiliki sejarah konstruksi yang berliku, minat pasar terhadap Goldin Finance 117 tetap tinggi. Laporan terbaru menyebutkan bahwa proses penyewaan ruang kantor di menara utama sebagian besar telah rampung. Hingga saat ini, tercatat ada 17 perusahaan besar yang berkomitmen menempati gedung tersebut, terdiri dari:

  1. 7 Perusahaan Milik Negara (BUMN China): Memberikan stabilitas dan jaminan jangka panjang bagi ekosistem gedung.
  2. 10 Perusahaan Swasta: Menunjukkan kepercayaan sektor komersial terhadap nilai strategis lokasi tersebut.

Penyelesaian Goldin Finance 117 diharapkan tidak hanya menutup babak panjang kegagalan konstruksi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi wilayah Tianjin dan sekitarnya.